Mahasiswa Teknologi Komputer UBSI Kampus Purwokerto

Cerita Pendek

Apa itu sebenarnya Cerpen?Apa saja ciri-cirinya?Dan bagaimana struktur penulisannya? Pertanyaan itu pasti muncul dibenak kita jika kita hedak membahas mengenai cerpen. Tetapi Apa sih jabawan dari pertannyaan tersebut? Langsung saja kita bahas mengenai cerpen secara lengkap dan detail.

A.PENGERTIAN CERPEN

Cerita pendek atau yang kita kenal sebagai cerpen adalah sebuah karya fiktif dalam bentuk prosa naratif dan dalam penulisannya singkat dan padat. Cerpen biasanya berisi mengenai kehidupan seseorang ataupun kehidupan yang diceritakan secara ringkas dan singkat yang berfokus pada suatu tokoh saja. Adapun beberapa pengertian cerpen lainnya menurut para ahli sebagai berikut ini:

1.Sumardjo dan Saini

Cerpen adalah cerita fiktif atau tidak benar-benar terjadi, tetapi bisa saja terjadi kapanpun serta dimanapun yang mana ceritanya relatif pendek dan singkat.

2.Nugroho Notosusanto dalam Tarigan

Cerpen atau cerita pendek yaitu sebuah cerita yang panjang ceritanya berkisar 5000 kata atau perkiraan hanya 17 hlm kuarto spasi rangkap serta terpusat pada dirinya sendiri.

3.Hendy

Cerpen ialah suatu karangan yang berkisah pendek yang mengandung kisahan tungal.

4.Nugroho Notosusanto dalam Tarigan

Cerpen atau cerita pendek yaitu sebuah cerita yang panjang ceritanya berkisar 5000 kata atau perkiraan hanya 17 hlm kuarto spasi rangkap serta terpusat pada dirinya sendiri.

5.Menurut KBBI

Cerpen berasal dari dua kata yaitu cerita yang mengandung arti tuturan mengenai bagaimana sesuatu hal terjadi dan relatif pendek berarti kisah yang diceritakan pendek atau tidak lebih dari 10.000 kata yang memberikan sebuah kesan dominan serta memusatkan hanya pada satu tokoh saja dalam cerita pendek tersebut.

6.B. Jassin

Cerpen adalah sebuah cerita yang singkat yang harus memiliki bagian terpenting yakni perkenalan, pertikaian, serta penyelesaian.

7.Bakar Hamid

Menurut A. Bakar Hamid, cerpen atau cerita pendek seharusnya dilihat dari kuantitas kata yang digunakan, yaitu antara 500 hingga 20.000 kata, terdapat plot, terdapat satu karakter, dan adanya kesan.

 

B.CIRI-CIRI CERPEN

Dalam mengenali sebuah karya berupa cerpen sebenarnya cukup mudah sebenarnya, jika kita memahami ciri-ciri dari cerpen.Lalu apa sajakah ciri-ciri cerpen?baiklah berikut ini adalah ciri-ciri umum dari cerpen:

  • Isi cerpen bersifat fikitif dan biasanya berisi cerita kehidupan sehari-hari
  • Dalam penulisannya biasanya singkat lebih singkat dari novel dan menggunakan tidak lebih dari 10.000 kata
  • Menggunakan satu alur saja (alur tunggal)
  • Menggunakan kata yang mudah dipahami oleh pembacanya
  • Penokohan didalamnya bersifat sederhana dan tidak mendalam, hingga karakter dan latar belakang tokoh
  • Biasanya hanya menceritakan satu peristiwa saja
  • Cerita yang disampaikan pendek tetapi memiliki pesan dan kesan yang mendalam sehingga pembaca dapat ikut merasakan kisah yang disampaikan

 

Bagaimana tentunya dengan membaca ciri-ciri cerpen tersebut kini kamu mampu memahami sebuah karya termasuk kedalam sebuah cerpen atau bukan.

 

C.STRUKTUR CERPEN

Dalam sebuah karya fiksi berupa cerpen dalam  penulisannya memiliki beberapa struktur dasar agar dapat dikategorikan sebuah cerpen yang baik dan lengkap.Memahami struktur ini sangat penting bagi kamu yang ingin membuat cerpen.Baiklaih berikut ini  semua struktur yang harus kamu pahami dengan baik:

  • Abstrak

Abstrak merupakan ringkasan atau inti dari cerpen yang akan dikembangkan menjadi sebuah rangkaian peristiwa atau bisa juga sebagai gambaran awal sebuah cerita. Abstrak bersifat opsional atau tidak wajib ada dalam penulisan sebuah cerpen.

  • Orientasi

Orientasi adalah kandungan dalam cerpen yang meliputi waktu tempat dan suasana yang berkaitan dengan jalan cerita yang kita buat.

  • Komplikasi

Komplikasi berisi urutan kejadian-kejadian yang dihubungkan secara sebab dan akibat. Pada bagian komplikasi kerumitan/konflik mulai bermunculan dan pada bagian ini biasanya dapat terlihat karakter ataupun watak dari berbagai tokoh cerpen.

  • Evaluasi

Evaluasi adalah struktur konflik yang terjadi dan mengarah pada klimaks serta sudah mulai mendapatkan solosi dari konflik yang terjadi tersebut.

  • Resolusi

Resolusi adalah bagian dimana penulis mulai mengungkapkan solusi dari

konflik yang sedang dihadapi oleh tokoh utamanya.

  • Koda

Koda adalah bagian dimana pembaca dapat memetik dan memahami pelajaran atau hikmah yang terkandung didalam cerpen tersebut.

Bagaimana?sudah paham kan?atau bahkan sudah siap mencoba membuat cerpen sendiri?.

 

D.UNSUR-UNSUR CERPEN

Secara garis besar unsur cerpen terbagi menjadi dua yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik.Berikut ini penjelasannya.

1.UNSUR INTRINSIK CERPEN

Unsur intrinsik adalah unsur pembentuk cerpen yang berasal dari dalam

cerpen itu sendiri.Berikut ini merupakan unsur intrinsik dari cerpen:

  • Tema

Tema adalah gagasan utama yang mendasari sebuah cerita dalam

cerpen.Tema bisanya bersifat jelas dan mudah diketahui ada juga yang bersifat tersirat.

  • Alur/plot

Alur atau plot adalah urutan tahapan laju cerita dalam sebuah cerpen.

  • Latar/setting

Latar atau setting adalah unsur dalam cerpen yang berhubungan dengan waktu tempat dan suasana yang diceritakan didalamnya.

  • Tokoh

Tokoh adalah orang/pelaku yang terdapat didalam sebuah cerpen.Tokoh sendiri biasanya terdiri dari tokoh protagonis yaitu tokoh yang baik,tokoh antagonis yaitu tokoh jahat dan tokoh sampingan atau biasa disebut tokoh figuran.

  • Penokohan

Penokohan adalah watak/sifat yang diberikan penulis kepada setiap tokoh didalam suatu cerpen.Sifat yang telah diberikan biasanya tergambar dari pikiran, ucapan, dan pandangan tokoh terhadap sesuatu hal.

  • Sudut pandang

Sudut pandang adalah cara penulis cerpen memandang suatu peristiwa yang terjadi didalam cerpen tersebut.Untuk unsur cerpen yang satu ini sendiri terbagi menjadi 4 yaitu :

1. Sudut Pandang Orang Pertama Pelaku Utama
Dalam sudut pandang ini, tokoh ”aku” mengisahkan tentang berbagai peristiwa yang terjadi serta tingkah laku yang dialaminya. Tokoh ”aku” diceritakan sebagai pusat perhatian di dalam cerpen. Atay bisa dibilang tokoh “aku”  sebagai tokoh utama.

2. Sudut Pandang Orang Pertama Pelaku Sampingan
Tokoh ”aku” muncul tidak sebagai tokoh utama lagi, melainkan sebagai pelaku tambahan. Tokoh ”aku” hadir dalam jalan cerita hanya untuk membawakan cerita kepada pembaca.Atau tokoh ”aku” cuman tampil sebagai saksi saja. Saksi terhadap berlangsungnya sebuah cerita yang ditokohi oleh orang lain. Tokoh ”aku” pada umumnya hanya tampil sebagai pengantar dan penutup cerita.

3. Sudut Pandang Orang Ketiga Serbatahu
Kisah cerita dari sudut ”dia”, namun pengarang atau narator dapat menceritakan apa saja hal-hal dan tindakan yang menyangkut tokoh ”dia” tersebut. Pengarang mengetahui segalanya.

4. Sudut Pandang Orang Ketiga Pengamat
Sudut Pandang kali ini berbeda dengan sudut pandang orang ketiga serba tahu. Kali ini pengarang melukiskan terbatas pada seorang tokoh saja. Bahkan itu tidak mendetail apa yang dilihat, dialami, dipikir, dan dirasakan oleh tokoh tersebut.

  • Amanat

Unsur intrinsik terakhir ini adalah unsur  cerpen yang berisi pesan moral yang ingin disampaikan oleh penulis kepada pembaca.

Baiklah kita telah mempelajari apa saja unsur intrinsik cerrpen itu sekarang kita lanjut ke unsur cerpen yang kedua yaitu unsur ekstrinsik.

2.UNSUR EKSTRINSIK CERPEN

Unsur ekstrinsik cerpen merupakan sebuah unsur pembentuk cerpen yang berasal dari luar cerpen.Unsur ekstrinsik cerpen tidak terlepas dari keadaan disekitar pengarang. Unsur ini biasanya berpengaruh terhadap penyajian amanat ataupun latar belakang dari cerpen tersebut.Baiklah langsung saja kita bahas apa sajakah yang termasuk unsur ekstrinsik sebuah cerpen:

  • Latar belakang masyarakat

Adalah pengaruh kondisi masyarakat terhadap terbentuknya alur cerita dalam sebuah cerpen.Hal ini dapat meliputi Ideologi negara, kondisi politik, sosial masyarakat, sampai dengan kondisi ekonomi pada masyarakat itu sendiri.

  • Latar belakang pengarang

Adalah  hal-hal yang mendorong seseorang dalam membuat suatu karya fiksi cerpen. Hal itu lah yang memotivasi penulis cerpen dalam membuat karyanya, misalnya; aliran sastra, kondisi psikologis, dan biografi.

  • Nilai yang terkandung dalam cerpen

Adalah nilai yang terkandung dalam sebuah cerpen.Nilai ini biasanya meliputi nilai agama,sosial,budaya dan lain sebagainya.

Pelajaran kita tentang unsur-unsur cerpen telah lengkap sekarang kita lanjut kebagian selanjutnya yaitu fungsi sastra cerpen.Tentunya ada diantara kita yang bertanya apa sih fungsi dari cerpen?.Baiklah langsung saja kita bahas apa saja sih fungsi dari karya berupa cerpen.

E.FUNGSI SASTRA CERPEN

Cerpen sendiri memiliki 5 fungsi yaitu:

  • Fungsi Rekreatif

Adalah fungsi dengan tujuan membuat pembaca merasa senang, gembira, dan terhibur.

  • Fungsi Didaktif

Adalah fungsi dengan tujuan dapat mendidik dan mengarahkan pembaca melalui nilai-nilai kebenaran di dalam cerpen.

  • Fungsi Estetis

Adalah fungsi dengan tujuan memberikan keindahan kepada pembacanya.

  • Fungsi Moralitas

Adalah fungsi dengan tujuan memberikan nilai moral sehingga pembaca mengerti moral yang baik dan tidak baik untuk dirinya.

  • Fungsi Religiusitas

Adalah fungsi dengan tujuan memberikan teladan bagi pembacanya dengan kandungan Agama didalamnya.

Baiklah kita telah selesai mempelajari secara lengkap tentang cerpen mulai dari pengertian,ciri-cirinya hingga fungsi dari cerpen.Semoga ulasan di atas dapat bermanfaat dan menjawab pertanyaan seputar cerpen.

F.BEBERAPA CONTOH CERPEN

Cerpen Tentang Persahabatan

Sahabat Terbaik

Cerpen Persahabatan

Siang itu aku dan Bunga, sahabatku dari kecil sedang mengantri sebuah tiket konser. Karena artis yang akan tampil di konser tersebut kebetulan artis internasional, jadi tak heran jika antrian begitu panjang. Bahkan kami pun sudah mengantri sejak jam 7 tadi dan sampai sekarang masih belum dapat tiketnya.

Sampai sore tiba, ternyata kami tak kunjung dapat tiket konser itu padahal slot tiket sudah sangat mepet. Hanya orang yang beruntung yang bisa mendapatkannya. Dan salah satu cara agar dapat memperoleh tiket konser itu adalah dengan menjawab kuis di radio. Tak mau ketinggalan pastinya aku pun selalu dengerin radio yang mengadakan kuis tersebut.

Suatu hari tiket tinggal satu-satunya dan aku belum dapat telpon dari radio tersebut. Ya, mereka yang ditelpon dan berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan adalah mereka yang dapat.

Harapanku pupus ketika seseorang ditelpon dari radio tersebut dan berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan.

Karena begitu ngefansnya sama artis yang mau konser, seharian aku menangis dan tak mau keluar kamar. Bunga yang tau keadaanku pun segera datang ke rumah.

“Sore tante, Titanya ada?”

“Ada itu di kamar, seharian belum keluar” sahut mamaku menjawab pertanyaan Bunga.

“Ta, kenapa sih nangis gitu kaya anak kecil tau.”

“Kamu kan tahu aku ngefans banget sama BTS. Bayangin udah ngantri sepanjang hari  dan coba jawab kuis setiap hari masih aja belum dapat!”

“Nih tiket buat kamu” Bunga menyodorkan sebuah tiket padaku.

Dengan muka heran aku menerima tiket tersebut, ku lihat dengan seksama.

“Hah gimana caranya kamu bisa dapat tiket ini?”

“Aku ikutan kuis juga dan kebetulan aku yang terakhir dapat. Tapi itu buat kamu aja. Laipula aku nggak terlalu tertarik sama konsernya, ” sahutnya dengan muka polosnya.

“Beneran?” Aku langsung bangkit memeluk Bunga yang tengah meledekku karena muka sembabku.

“Beruntung banget deh aku punya sahabat kamu. Jangan-jangan kamu ikutan kuis Cuma biar dapet tiket untukku ya?”

“Iya hehe” jawaban Bunga yang semakin membuatku merasa beruntung bersahabat dengan gadis berambut ikal ini.

Cerpen Tentang Agama

Keutamaan Istighfar

Cerpen Agama

Tangis dan air mata seakan menjadi teman sehari-hari seorang janda bernama Aisyah. Bagaimana tidak, setelah menikah selama 15 tahun dan menjadi ibu rumah tangga seutuhnya ia kehilangan suami tercintanya.

Meskipun alm suaminya merupakan karyawan tetap di sebuah perusahaan besar dan setelah meninggal ia mendapat cukup banyak pesangon, namun itu tidak akan cukup untuk membiayai kehidupannya dengan 4 orang anak dari pernikahannya dengan alm suaminya tersebut dalam kurun waktu yang lama.

Sebulan berlalu rasa rindu pada suaminya masih begitu terasa, dan peninggalan suaminya pun sudah semakin menipis. Sedangkan dirinya masih dalam masa indah yang membuatnya tak bisa bekerja keluar rumah.

Ya Aisyah adalah seorang wanita yang berpegang teguh pada agama dan amat menjaga dirinya dengan selalu menjauhi apa yang dilarang oleh agama.

Hingga tiba 40 hari ia ditinggal suaminya, pengajian pun dilaksanakan di kediamannya untuk mendoakan suaminya. Dalam pengajian tersebut ustadzah yang mengisi menceritakan tentang keutamaan istighfar.

“Barang siapa memperbanyak istighfar, segala yang ia minta akan dikabulkan oleh Allah dan rezeki mengalir akan didapatinya” sebuah kalimat yang begitu mengena di hati Aisyah.

Setelah pengajian selesai, Aisyah begitu memikirkan isi pengajian siang tadi. Akhirnya ia pun memutuskan untuk melakukan apa yang dikatakan oleh ustadzahnya.

Ia pun kerap mengajak anaknya mengamalkan dzikir ringan tersebut. Tiada waktu luang yang terbuang tanpa lafadz istighfar setiap harinya.

Hari demi hari berlalu, minggu demi minggu berlalu dan uang uang peninggalan suaminya semakin menipis sedangkan kebutuhan hidup semakin tinggi.

Ia bingung bukan main, sedangkan anak-anaknya masih kecil sehingga tak ada yang mengasuhnya jika ia pergi bekerja. Karena semakin bingung dan merasa tak ada orang yang mampu menolongnya, ia semakin rajin memanjatkan doa dan memperbanyak istighfar setiap harinya.

Keajaiban datang seketika itu juga.

“Assalamualaikum, tok-tok” Terdengar suara di balik pintu ruang tamunya.

Bergegas Aisyah pun membukakan pintu, ternyata seorang wanita paruh baya tak dikenal yang datang ke rumahnya.

Pembicaraan dimulai dengan hangat, hingga masuk pada pembicaraan inti. Wanita paruh baya tersebut ternyata seorang konglomerat dermawan yang sedang mencari lahan untuk membuat masjid.

Diketahui jika suami Aisyah juga meninggalkan sebuah pekarangan yang terletak di pinggir jalan dan cukup strategis. Lahan tersebut pun ditawar oleh wanita berparas cantik tersebut.

Karena tidak tahu pasaran harga tanah, Aisyah pun tidak mematok harga. Tanpa diduga, ternyata wanita tersebut memberi penawaran harga yang begitu tinggi.

“Bagaimana jika lahan ibu saya ambil alih dengan harga 1 Milyar?” ucapnya lembut.

Dengan mata berkaca-kaca Aisyah sontak mengiyakan tawaran tersebut.

“Boleh, sangat boleh. Suami saya pasti sangat bahagia jika lahan yang lama tak terpakai tersebut bisa bermanfaat bagi keluarganya dan dibuat untuk lahan masjid” jawabnya.

“Baik setelah ini saya akan mengurus pemindah namaan sertifikat tanah dan pembayaran akan saya lakukan secara cash”.

Sore harinya, dua orang pria dengan pakaian serba hitam datang membawa koper ke rumahnya pagi tadi dan koper yang dibawanya berisikan uang senilai 1 milyar. ke rumah Aisyah. Ternyata dua orang tersebut adalah ajudan dari wanita yang datang

Penandatanganan penjualan pun ia lakukan untuk memproses pemindah namaan sertifikat tanah. Uang senilai 1 milyar pun ia dapatkan.

Tangis haru tak bisa ia bendung lagi. Bagaimana cara Allah mengeluarkan hamba-Nya dari kesulitan sungguh di luar perkiraan. Bagaimana Allah memberikan kebahagiaan dan jalan keluar dari masalah yang dihadapi hambanya. Tentunya yang mau berusaha,memohon dan bertawakal.

Setelah hari itu, Aisyah dan anak-anaknya pun tak pernah henti mengucapkan istighfar setiap saat. Sedangkan uang yang ia dapat dari penjualan tanah peninggalan alm. suaminya ia gunakan untuk biaya sekolah anak-anak dan biaya membuka bisnis catering , Ya, ia lebih memilih bisnis rumahan karena dengannya ia tetap bisa memantau anak-anaknya di rumah.

Cerpen Tentang Cinta

Teman Dekat Dan Cinta

Cerpen cinta

Sore yang cerah. Senja membawa matahari pergi tanpa izin. Walaupun begitu, matahari selalu menghadirkan sebuah tanda tanda warna jingga sebelum dia pergi sampai fajar menghadirkannya kembali.

Di taman yang indah, Angga sedang duduk termenung. Bingung. Seperti memikirkan sesuatu Saat itu pula, delia (teman akrabnya) melihat angga tersebut.

“Hai ga, kamu kenapa?” Tanya delia sambil mengerutkan dahinya
“Ehh… delia. engga del cuma lagi diem aja” Sambil senyum sekejap.
“ga, aku kenal kamu udal lama. Lebih dari 3 tahun. Aku tau, ucapan kamu itu adalah suatu kebohongan. Nggak usah sungkan, aku siap mendengar curahan hatimu. Aku siap merahasiakannya. Percayalah.”

“ok, aku mau cerita sama kamu. Aku lagi suka sama seseorang. Lebih dari apapun itu. Tidak bisa diungkapkan dengan kata kata. Karena aku malu, Aku ga bisa mengungkapkan semua hatiku. Tapi rindu malah datang dengan tiba tiba. hal itulah yang saat ini aku bingungkan. Semuanya terasa aneh. Belum pernah aku merasakannya. Ini kali pertama aku merasakannya” ucapnya dengan wajah galau
“ga, kalau kamu cinta sama seseorang. Bahkan sampai merindukannya. Perjuangkan dia! Dan yakinlah bahwa kamu bisa mengungkapkannya. Jangan malu tentang cinta. Asalkamu tau, Cinta itu sangat indah.” Kata delia
“ok. Aku akan melakukan semua itu” ucap angga

“mmm kalau boleh tau, siapa yang saat ini kamu cintai?” Tanya delia
“dia adalah seseorang yang menyerupai bidadari. Bidadari tanpa sayap. Dia selalu menari di mataku walaupun dia sedang diam. Dan dia sedang berada di hadapanku. Aku cinta kamu delia” jawab angga dengan gemeteran

Entah mengapa, delia langsung pingsan disaat itu pula.

TAMAT

Cerpen Tentang Pendidikan

Mengabdi Untuk Negri

Cerpen pendidikan

Tetes-tetes embun masih basah di dedaunan, ayam pun berkokok bersahutan dan adzan di masjid ikut berkumandang. Kami yang tinggal di ujung timur Indonesia lebih dulu merasakan hangatnya terik matahari.

Seperti biasa, setelah salat subuh dan membantu bunda di dapur aku pun bersiap-siap untuk pergi sekolah. Nadia Fika Putri seorang siswi SMA yang cukup cerdas di kelasnya.

“Bunda.. Nadia berangkat sekolah dulu ya, Assalamu’alaikum,” teriak Nadia sambil jalan perlahan membawa ransel kesayangannya.
“Iya sayang hati-hati yah” jawab seorang ibu sambil melihat anaknya beranjak pergi

Ibu Ina namanya, ibu dari Nadia yang telah merawat putri satu-satunya ituseorang diri. Hal itu terjadi sepeninggal sang suami yang meninggal 2 tahun lalu karena kecelakaan pesawat saat tugas ke Manokwari.

Ayah Nadia adalah seorang tentara nasional yang sudah mengabdi cukup lama kepada negarannya. Yaitu sudah sekitar  20 tahun. Bu Ina sendiri bekerja sebagai seorang perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Merauke.

Nadia melangkahkan kakinya memasuki gerbang sekolah sampainya di kelas paras wajah yang manis menyapa seluruh teman yang datang lebih awal.

“Pagi semuanya..” sapa Nadia dengan senyum hangatnya.
“Pagi juga Nadia.” jawab teman-teman serempak.“eh.. kalian lagi ngapain sih? Kok ngumpul-ngumpul gitu” sahut Nadia.
“Biasa lagi ngerjain PR PKN nih, kamu udah belum?” Tanya Reynald.
“Pastinya.. sudah dong” sahut Nadia dengan wajah bangganya.“yah elah… bangga amat sih” Timpal Ifan dengan muka sinisnya.
“astaga, enggak kayak gitu juga kali Ifan” jawab Nadia
“kalau begitu boleh nih bagi dikit jawabannya, kamu kan baik.” rayu Ifan dengan mukamelasnya.
“huftt.. baiklah tapi sekali ini saja ya.” jawab Nadia mengalah, Nadia pun harus mengalah kali ini karena tak tahan melihat muka memelas Ifan ketika memohon padanya.
“yey.. Nadia baik bangeet..” jawab Ifan kegirangan.

Teng.. teng.. teng..
Bel berbunyi tanda bahwa kegiatan belajar mengajar akan dimulai seluruh siswa siswi menyiapkan diri mereka masing-masing sambil menunggu guru mereka masuk dan berdoa bersama.

Setelah menanti hampir 15 menit Bu Ningsih guru PKN kami tak kunjung datang akhirnya kami mengutus ketua kelas untuk mencarinya di kantor. Selang 5 menit kemudian ia kembali bersama guru PKN lain yaitu pak guru Hendri. Semua serempak berdiri dan memberi salam.

“selamat pagi pak guru.” teriak kami serempak
“selamat pagi anak-anak, silahkan duduk.” Jawab Pak Hendri dengan senyum mempersilahkan kami duduk.
“Baiklah anak-anak,karena Bu Ningsih sedang ada tugas ke Jakarta pelajaran kali ini saya yang gantikan ? oh ya, sebelumnya  pak guru mau tanya apa pekerjaan yang mengabdikan dirinya kepada negara?” tanya Pak Hendri

“tentara pak.” jawab Nadia
“guru juga pak guru” sahut Afifah
“polisi juga pak” timpal Andreas
Seketika suasana kelas menjadi ricuh.

“Sudah, sudah jawaban kalian semua benar, jadi kesimpulannya seluruh pekerjaan yang ada adalah bentuk pengabdian untuk Negara. Pak guru mau tanya lagi nih apakah kalian sebagai pelajar bisa mengabdikan diri pada negara?” lanjut pak Hendri

“bisa pak” jawab Dhea penuh yakin
“iya betul sekali dengan cara bagaimana? Dengan cara menuntut ilmu tanpa batas mengikuti lomba seperti olimpiade matematika sampai tingkat Internasional itu termasuk pengabdian kepada Negara loh yaitu dengan mengharumkan nama Negara Indonesia. Kalian itu harus bisa menuntut ilmu setinggi langit itu paling rendah deh kalau bisa menuntut ilmu itu tanpa batas walaupun sudah kakek nenek kalian harus tetap mau menggali ilmu sebanyak mungkin. Kejarlah cita-cita kalian dan gapai dengan usaha yang maksimal.” terang pak Hendri dengan penuh semangat.

“Berarti kita sebagai pelajar juga harus berusaha ikut mengharumkan nama bangsa kita ya pak.” sahut Rengga
“Benar sekali jangan mau menjadi budak teknologi. Gunakan teknologi untuk hal yang produktif seperti mengerjakan tugas sekolah tapi tidak ada dibuku. Jangan cuma digunakan supaya terkenal didunia maya seperti facebook instagram atau yang lainnya.

Teng.. teng.. teng
Bel pergantian jam telah dibunyikan.
Mungkin sampai disini dulu pelajaran kita hari ini jangan lupa belajar dan jadilah siswa siswi teladan Indonesia yang membanggakan dan bisa mengabdikan diri kepada Negara Indonesia.” terang pak Hendri.
“siap pak guru.” jawab kami serempak.

“berdiri semua…! beri salam pada pak guru” teriak Andreas sebagai ketua kelas
“Selamat pagi,pak guru.” teriak kami serempak member salam.
“selamat pagi juga anak-anak.” jawab pak guru.

Ya itulah pembahasan tentang cerpen mulai dari pengertian,ciri-ciri,struktur dan unsur penulisan,fungsi hingga contohnya juga semoga dapat menambah wawasan kita mengenai cerpen.Kamu juga dapat mempelajari tentang teks lainnya di https://pusatmateri.com/

Tinggalkan komentar