Seorang yang ingin menjadi lebih baik

Narrative Text

Narrative text? atau bisa disebut juga teks narrative. Teks seperti apa sebenarnya itu? apa cirinya dan apa sajakah struktur penulisannya?Berikut ini pembahasan tentang teks narrative secara lengkap disertai dengan beberapa contoh dan terjemah dalam bahasa indonesia.Langsung saja simak pembahasannya.

Pengertian Dan Tujuan Narrative Text

Narrative text adalah jenis genre yang rangkaian peristiwa atau ceritanya dari waktu ke waktu dan dijabarkan dengan urutan awal, tengah dan akhir.Jadi harus diceritakan secara runtut dan tidak boleh loncat-loncat.Biasanya cerita ini bersifat imajinatif atau hanya berupa cerita karangan si pembuat dengan tujuan untuk menghibur si pembaca.

Jenis-jenis Narrative Text:

  • Fable (fabel): Cerita yang menggambarkan tentang binatang.
  • Legend (legenda): Cerita rakyat yang menggambarkan bagaimana asal usul suatu tempat ataupun peristiwa dimasa lampau terjadi.
  • Myth (mite): Cerita mitos ini banyak beredar dalam masyarakat dan umumnya dianggap sebagi cerita faktual.
  • Fairy tales (dongeng): Cerita rakyat yang biasanya disebut sebagai dongeng atau cerita anak-anak yang berisi banyak keajaiaban pada tokoh-tokoh ceritanya dan sering mangandung pesan moral.
  • Folk tale (cerita rakyat): Sebuah cerita yang diceritakan turun temurun sehingga menjadi bagian dari tradisi suatu masyarakat.
  • Love story(kisah cinta): Sebuah cerita yang menceritakan tentang kisah cinta.

Ciri Kebahasaan Narrative Text:

  • Menggunakan bahasa bercerita sehingga terkesan tidak formal,melainkan mudah diterima.
  • Paling sering menggunakan past tense baik itu simple past tense, past continuous, maupun bentuk past tense lainnya.
  • Fokus pada satu tokoh atau pelaku dan biasanya individual sehingga biasanya menggunakan kata ganti seperti “I, we, she, he”.
  • Berisi dialog, monolog, dan narasi cerita yang membuat pembaca berimajinasi sehingga ceritanya terlihat lebih jelas dan nyata.
  • Biasanya juga menggunakan kata sambung (conjunction) agar cerita terlihat runtut atau urut.
  • Menggunakan kata kerja aktif dan pasif.

Generic Structure Narrative Text:

  • Orientasi (orientation)

Bagian dimana penulis mulai mengenalkan karakter, tempat dan waktu terjadinya peristiwa dalam cerita.

  • Komplikasi (complication)

Komplikasi adalah bagian dimana penulis mulai memunculkan masalah yamg dihadapi oleh tokoh utama dan pada bagian ini biasanya terdapat klimaks atau puncak masalah.

  • Resolusi (resolution)

Pada bagian ini biasanya si tokoh utama mulai mencari solusi dari masalah yang dihadapi,dan biasanya pada bagian ini pula akhir cerita mulai dapat terlihat karena ditemukan atau tidaknya solusi terdapat pada bagian ini.

  • Orientasi ulang (Re-Orientation)

Re-orientation adalah bagian penutup yang biasanya berisi tentang pelajaran moral, saran atau pengajaran dari penulis.Bagian ini bersifat opsional atau tidak harus ada.

Contoh Teks Narrative

An Ugly Chick

contoh narrative text

Orientation

One day, at the farm there was a hen with her 7 eggs. The one of those eggs was too big for the usual hen’s egg. The hen did not understand how she had that egg but she still took care of it.

Complication

At one morning, all of those eggs cracked. There were six cute yellow chicks and one big black and ugly chick.

The mother did not understand why one of his chicks was too big and black and ugly. That ugly chick also grew too fast than the other six chicks.

All chicken at that farm laughed at that ugly chick and every day they mocked him.

That ugly chick was so sad. He felt different and ugly and he was so shy of his appearance.

One day, the ugly chick decided to run away from the farm.

He asked the other bird about his kind but there was no bird knew about him. He was more and more sad and lonely.

He walked slowly near the river to get food. He saw his appearance at the river and it was true that he was so ugly and different from the other chicks.

When the ugly chick went alone, a man come and caught him. The man took it home and kept it in a stall.

Every day that man gave some food and water for that ugly chick. He was saved actually but he felt alone inside that stall.

He can see the other chicken outside the stall. He did not understand why that man did not release him outside the stall.

The chick grew bigger and he did not know how long he had been in the stall so far.

He did not know yet how he looked like after he grew bigger.

What he knew was that all chickens on that farm were afraid of him. That made him became more and more sad and felt ugly.

One day, the man released him outside that stall because its stall was not enough for his size.

He can feel a little bit happier because finally he could walk around.

Resolution

He saw a big and beautiful bird came close to him. That bird was as big as him and has so very beautiful feather. He was afraid and the he run away.

Near the pool at that farm, finally he can see his appearance. He was the same with the big bird he had seen before.

Then he understood that he was not a chicken but a bird. Then he came to that bird and asked about his kind. He told all of his sad stories to that bird.

Finally, he knew that he was a peacock and he was happy because he was not alone and ugly anymore. He was a beautiful peacock with his new family.

Berikut ini terjemahan dari teks narrative di atas

Anak Ayam Buruk Rupa

Orientasi

Pada suatu hari, di sebuah peternakan ada seekor induk ayam yang memiliki 7 butir telur. Salah satu dari ketujuh telur tersebut berukuran terlalu besar dari telur biasanya. Induk ayam itu tidak mengerti kenapa ia memiliki telur tersebut namun ia tetap mengeraminya.

Komplikasi

Pada suatu pagi, semua telur itu menetas. Ada enam anak ayam berwarna kuning dan imut serta satu anak ayam yang berwarna hitam dan besar.

Induk ayam tersebut tidak mengerti kenapa ada satu anaknya yang berukuran terlalu besar, hitam serta buruk rupa. Anak ayam buruk rupa itu juga tumbuh terlalu besar jika dibanding dengan keenam anak ayam lainnya.

Semua ayam di peternakan itu menertawakan kehadiran anak ayam buruk rupa dan setiap hari mereka menghinanya.

Anak ayam buruk rupa itu sangat sedih. Ia merasa berbeda dan jelek dan malu atas penampilan tubuhnya.

Suatu hari anak ayam buruk rupa itu memutuskan untuk kabur dari peternakan.

Ia bertanya kepada burung-burung lainnya tentang jenisnya namun tak satupun yang tahu tentang dirinya. Ia merasa sangat sedih dan kesepian.

Ia berjalan perlahan di tepi sungai untuk mencari makanan. Ia melihat penampilannya di sungai itu dan benar bahwa ia tampak sangat buruk serta berbeda dengan anak ayam lainnya.

Ketika anak ayam buruk rupa itu pergi sendirian, seorang lelaki datang dan menagkapnya. Lelaki itu membawanya ke rumah dan memeliharanya di dalam kandang.

Setiap hari lelaki itu memberinya makanan dan air. Ia sebenarnya aman namun ia merasa sendirian dan kesepian di dalam kandang tersebut.

Ia bisa melihat ayam-ayam lainnya berada di luar kandang. Ia tak mengerti kenapa lelaki itu tidak melepasnya di luar kandang.

Anak ayam buruk rupa itu akhirnya tumbuh semakin besar dan ia tak tahu sudah berapa lama ia tinggal dalam kandang tersebut.

Ia juga tak tahu bagaimana rupanya setelah ia tumbuh besar.

Yang ia tahu adalah semua ayam di peternakan itu takut padanya. Hal itu membuatnya semakin sedih dan semakin merasa buruk rupa.

Suatu hari, lelaki itu melepaskannya ke luar kandang karena ukuran tubuhnya tak lagi cukup untuk tinggal di dalam kandang itu.

Ia bisa merasa sedikit bahagia karena akhirnya ia bisa berjalan-jalan keluar.

Resolusi

Ia melihat seekor burung besar yang cantik datang mendekatinya. Burung itu berukuran sama besar dengan ukuran tubuhnya dan memiliki bulu-bulu yang indah. Ia sangat takut dan kemudian ia berlari menjauh.

Di dekat kolam di peternakan itu, akhirnya ia bisa melihat wujudnya. Ia sama dengan burung yang tadi ia lihat.

Ia kemudian paham bahwa ia bukanlah ayam, melainkan seekor burung. Lalu ia mendekati burung tersebut dan menanyakan tentang jenisnya. Ia menceritakan seluruh pengalaman menyedihkan kepada burung tersebut.

Akhirnya ia tahu bahwa ia adalah seekor merak dan ia sangat bahagia karena ia tak lagi sendiri dan buruk rupa. Ia adalah seekor merak cantik bersama dengan keluarga barunya.

 

Bawang Merah and Bawang Putih

Contoh Narrtive text

Once upon a time, there lived a beautiful girl with her father, her stepmother, and her stepsister. One day, her father passed away. Her stepmother and stepsister treated her very bad whereas they used to love her before her father died. She had to do all the house work.

On the morning day, Bawang Putih went to the river to wash a lot of clothes. Then she saw a goldfish needed a help. Its mouth was stuck on a hook. Bawang Putih felt sorry and helped the poor goldfish.

“Thank you for your kindness”, the goldfish said.

Bawang Putih was very surprised that the goldfish could speak. However the goldfish helped her to wash the clothes and they became best friend.

Unfortunately, Bawang Merah her stepsister knew about the goldfish. She caught the goldfish and gave it to her mom. After that, they cooked it and ate it. When Bawang Putih knew it, she took the bone and buried it. She felt very sad that she could not take care of her best friend.

Several days later, grew a beautiful tree on the burial. Surprisingly, a Prince came to see it. he needed the tree to make his father well again. When he asked who own the tree, Bawang Merah said that it was hers. However, when she wanted to pull the tree, she could not do it. Even everyone could not do it, but Bawang Putih. Bawang Putih pull the tree easily and gave it to the Prince.

The Prince married Bawang Putih. She forgave her stepmother and stepsister and they lived happily ever after.

Berikut ini terjemahan dari teks narrative di atas

Bawang Merah dan Bawang Putih

Alkisah, hiduplah seorang gadis cantik dengan ayahnya, ibu tirinya, dan saudara tirinya. Suatu hari, ayahnya meninggal. Ibu tiri dan saudara tirinya memperlakukannya dengan sangat buruk sedangkan mereka dulu menyayanginya sebelum ayahnya meninggal. Dia harus melakukan semua pekerjaan rumah.

Pada pagi hari, Bawang Putih pergi ke sungai untuk mencuci banyak pakaian. Kemudian dia melihat ikan mas membutuhkan bantuan. Mulutnya tersangkut di kait. Bawang Putih merasa kasihan dan membantu ikan mas yang malang.

“Terima kasih atas kebaikanmu,” kata ikan mas.

Bawang Putih sangat terkejut bahwa ikan mas bisa berbicara. Namun ikan mas membantunya mencuci pakaian dan mereka menjadi sahabat.

Sayangnya, Bawang Merah saudara tirinya tahu tentang ikan mas. Dia menangkap ikan mas dan memberikannya kepada ibunya. Setelah itu, mereka memasaknya dan memakannya. Ketika Bawang Putih mengetahuinya, dia mengambil tulang itu dan menguburnya. Dia merasa sangat sedih bahwa dia tidak bisa merawat sahabatnya.

Beberapa hari kemudian, tumbuh pohon yang indah di kuburan. Anehnya, seorang Pangeran datang untuk melihatnya. dia membutuhkan pohon itu untuk menyembuhkan ayahnya. Ketika dia bertanya siapa yang memiliki pohon itu, Bawang Merah mengatakan bahwa itu adalah miliknya. Namun, ketika dia ingin menarik pohon itu, dia tidak bisa melakukannya. Bahkan semua orang tidak bisa melakukannya, tetapi Bawang Putih bisa. Bawang Putih menarik pohon itu dengan mudah dan memberikannya kepada Pangeran.

Pangeran menikahi Bawang Putih. Bawang Putih memaafkan ibu tirinya dan saudara tirinya dan mereka hidup bahagia selamanya.

Itu pembahasan kita mengenai Narrative text dan dua contohnya semoga dapat membantu dan jika butuh lebih banyak contoh dapat dilihat di artikel lainnya.Terimakasih sudah membaca.

 

Tinggalkan komentar